Sunday, February 17, 2013

Kurma, Si Pohon Berkah


Buah Kurma  biasanya kita temukan pada saat bulan Ramadhan tiba sebagai cemilan pembuka puasa. Rasanya yang manis dibalik penampilannya yang berwarna hitam disukai banyak orang. 

Tapi tahukan anda pohon kurma juga disebut sebagai pohon keberkahan?!

Dalam sebuah hadits, disebutkan bahwa  pohon kurma sama seperti sosok seorang muslim karena keduanya memiliki akar dan pondasi yang sangat kuat.
Selain itu, pohon kurma memiliki sifat baik sebagai sebuah pohon. Salah satunya adalah berbuah setiap musim. 
Keistimewaan kurma  juga tak lepas dari sebuah  kisah kelahiran salah seorang Nabi utusan Allah swt.

Pangkal Pohon Kurma Dan Maryam 

Kisah yang saya bagikan kali ini saya temukan di dalam sebuah buku sekaligus membuat saya tahu mengapa  sampai kurma disebutkan Rasulullah saw sebagai sebuah pohon yang penuh berkah.

Ternyata kurma mempunyai  sebuah kisah abadi bersama Maryam, ibunda Nabi Isa as.  Saat Maryam mengasingkan diri  ke tempat yang jauh, hingga  akhirnya membuat ia  harus melahirkan seorang diri tanpa bantuan siapapun.

Rasa  sakit yang sangat tak tertahankan memaksa Maryam bersandar pada sebuah pangkal pohon kurma. Pohon kurma menjadi sandaran sekaligus  saksi  ketika Maryam merasakan rasa sakit saat hendak melahirkan.

Allah swt berfirman sebagai berikut :
“Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya ( bersandar ) pada pangkal pohon kurma,
 dia ( Maryam) berkata,”Wahai, betapa ( baiknya) aku mati sebelum ini, dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan.” Maka dia ( Jibril ) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya ( pohon ) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. Maka makan, minum, dan bersenang hatilah engkau… 
( Q.S.Maryam,19 : 23-26 )


Sungguh  Allah swt telah memberikan kehormatan dan keberkahan pada pohon kurma, yaitu dengan membuat Maryam bersandar pada pangkalnya saat merasa sakit menjelang melahirkan. 

Disebutkan dalam riwayat dari Ibnu Abbas r.a bahwa pangkal pohon kurma yang dijadikan sandaran oleh Maryam  adalah sebuah pangkal pohon kurma kering yang telah mati.
Lalu Allah swt menghidupkannya dan membuatnya menjadi pohon kurma yang berbuah lebat hanya dalam sekejap mata.

Umumnya, pohon kurma akan berbuah jika terjadi proses penyerbukan. Namun, pohon kurma yang dijadikan sandaran oleh maryam memberikan buah tanpa proses penyerbukan terlebih dahulu. sangat mirip sekali pada peristiwa kehamilan dan kelahiran nabi Isa as. 

Hal ini diperlihatkan Allah swt  kepada Maryam   sebagai sebuah mukjizat  agar ia yakin atas kekuasaan Allah swt  sehingga membuat hatinya tenang. Sekaligus  sebagai makanan yang cukup untuk kebutuhan Maryam setelah melahirkan.
***

 














Tangisan Pohon Kurma 

Sudah pernah lihat pohon sedang menangis? ^^
Belum kan!! Saya juga belum melihatnya…:D
Kurma   juga mempunyai kisah  bersama Rasulullah saw. Sebuah kisah yang lucu juga menyentuh menurut saya.  

Alkisah, Ketika masjid Rasulullah saw pertama kali dibangun ,masjid tersebut tidak mempunyai mimbar yang biasanya digunakan Rasulullah saw untuk berkhutbah. Maka,  beliau selalu bersandar pada pangkal pohon kurma ketika berkhutbah, yaitu di tempat beliau shalat di dinding sebelah selatan.

Para sahabat Rasulullah pun berinisiatif untuk membuatkan mimbar  yang layak agar Rasulullah saw nyaman  dalam memberi khutbahnya. Ketika dibuatkan mimbar, beliau menggunakan mimbar tersebut.
Di tengah khusyuk beliau memberikan khutbah, tiba-tiba terdengar sebuah  suara rintihan.
Lalu, Rasulullah saw mencari suara rintihan tersebut. Suara  rintihan tersebut rupanya berasal dari si pohon kurma yang selalu beliau jadikan sandaran ketika memberikan khutbah.  

Rasulululah saw mendatangi dan memeluknya hingga akhirnya diam, sama seperti membuat tenang seorang bayi yang menangis….^^ Subhanallah…..

Manisnya….^^ si kurma yang begitu  takut  Rasulullah  saw melupakan dan meninggalkannya sampai harus dipeluk….
Si pohon kurma tersebut menangis  karena rasa rindunya terhadap Rasulullah Saw  yang selalu bernaung dibawahnya. 

Kurma juga menjadi salah satu bukti kenabian  Rasulullah saw.
Imam at Tirmidzi meriwayatkan dari Muhammad Bin Said, dari Syarik, dari Simak, dari Abi Zhaibyan, dari Ibnu Abbas r.a Sebagai Berikut :

Seorang badui mendatangi Rasulullah saw dan berkata,
”Dengan apa aku bisa mengetahui bahwa engkau adalah seorang nabi?” 

beliau bersabda,
”Andai aku memanggil buah kurma dari atas pohon ini untuk datang, apakah engkau akan bersaksi bahwa aku sesungguhnya adalah rasul utusan Allah?”

Kemudian, buah-buah kurma yang lebat  itu jatuh dari pohonnya kehadapan Rasulullah saw.
Lalu, beliau berkata,”Kembalilah!” 
Lalu, semua buah itu kembali lagi naik ke atas pohon. Setelah itu, orang badui itu memeluk islam.

“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah swt telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik; akarnya kuat dan cabangnya ( menjulang )ke langit, ( pohon ) itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan izin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar selalu ingat.”( QS Ibrahim, 14 : 24-25 )


Sumber :
Ensiklopedia Mukjizat Ilmiah Hadits Nabi Jilid 5 : Rahasia Tumbuhan dan Manfaatnya, Ahmad Syawqi Ibrahim, Bandung : Sygma Publishing, 2010

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi blog saya...
silahkan tinggalkan komentar anda, yang berhubungan dengan artikel yang dibahas.
No sara / pornografi.

Popular Posts

Favorite

Langitanisa's bookshelf: read

Naruto, Vol. 01: The Tests of the Ninja
Love in the Time of Cholera
Lust for Life
The Mysterious Howling
Misteri Lemari Antik
Absolute Boyfriend, Vol. 01
Famous Five 16: Five Go To Billycock Hill
With This Ring
Warm Bodies
Christmas Stories
Golden Book
The Invention of Hugo Cabret
The Five Orange Pips
Death Note, Vol. 7: Zero
Death Note, Vol. 1: Boredom
Death Note, Vol. 5: Whiteout
Death Note, Vol. 8: Target
Bleach Volume 01: Strawberry and the Soul Reapers
Death Note, Vol. 2: Confluence
A Study in Scarlet

Kabarlingga.com