Wednesday, February 6, 2013

Mangga Oh Mangga

Saat  pohon mangga di rumahmu yang tumbuh tepat di tepi jalan yang  sering dilalui orang banyak, 
hanya satu yang perlu dikhawatirkan, cukup satu saja yaitu manggamu akan lenyap satu-persatu.

Kamu tentu tahu kan bagaimana rasa buah mangga itu?
Saya pastikan rasanya manis. 


Saya yakin sekali ya?
Tentu saja saya yakin karena yang saya bicarakan ini bukan mangga tetangga apalagi mangga yang di jual di pasar,  maupun di super market,  tetapi mangga yang tumbuh di rumah saya. :O

Coba anda bayangkan, bayangkan saja dulu ya,  pohon mangga di rumah saya itu, kalau sedang berbuah, sungguh terlalu……pinjam dulu ya kata-kata pak haji …^^ maksud saya terlalu pamer.
Coba anda pikirkan,  dahannya yang berbuah lebat mengarah kearah jalan yang dilalui banyak orang, sebaliknya ,dahannya yang mengarah kearah rumah saya, buahnya sedikit sekali.
Sepertinya si mangga perhitungan sekali sama saya, ya? :(
Sungguh terlalu…..

Lalu, buahnya yang besar, berwarna kuning yang begitu menggoda……
menggoda siapa saja untuk memetiknya….T_T dasar mangga sudah pamer juga penggoda….

Singkat cerita, seperti yang sudah saya jelaskan dari awal, yang perlu dikhawatirkan adalah lenyapnya .
Kemanakah si buah mangga menghilang?
a.       Ke perut

b.      Ke saya ( ini pasti tidak mungkin, saya mau ambil saja, harus lapor ibu saya 1 x 24 jam,  )

c.       Makhluk gaib ( mungkin saja….karena  siapa tahu saja mereka ada yang doyan mangga )

d.      Kelelawar ( bisa jadi, kan mereka makan buah)

e.      Tidak ada jawaban yang tepat, silahkan coba lagi anda belum beruntung..

He..he…bercanda sejenak, ok kita lanjutkan lagi, bukan setan, bukan saya, atau orang lain, yang pasti mangga  saya lenyap tanpa tahu siapa yang telah menghilangkannya.

Pernah suatu sore, ibu saya memergoki anak-anak kecil  bukan tuyul ya, sedang berlomba-lomba menggapai buah mangga.
Oh tidak…….T_T..manggaku hilang….manggaku malang, aduh...saya jadi seperti mau buat puisi.
 kalau 1 atau 2 buah yang hilang tidak masalah. 
Yang jadi masalah adalah kalau setiap malam jumlah mangga nya berkurang, kali kan saja 1 minggu, sudah berapa total mangga yang hilang?T_T

Dengan gaya bak pahlawan, mungkin mata saya yang keliru… melihat ibuku yang sedang asyik menceramahi anak-anak nakal itu, yang sudah kabur bagai anak ayam dikejar superman…hasilnya adalah mangga pun terselamatkan. Horee….!!!
Saya pun bisa menikmati manisnya mangga,…^^…

Sudah beberapa tahun sejak peristiwa buah mangga itu, namun peristiwa ini menarik untuk saya tulis  karena gara-gara saya menemukan  sebuah hadits yang  diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari, Muslim, dan Ahmad bin Hambal meriwayatkan dari Abdurrahman  bin Mubarak, dari Abu ‘Awanah, dari Qatadah, dari Anas r.a, bahwa Rasulullah saw bersabda :

Ayo kita baca dulu sama-sama :
“Seorang muslim yang menanam pohon atau tanaman kemudian dimanfaatkan oleh burung, manusia, atau hewan sebagai makanan niscaya dia akan mendapatkan pahala sedekah darinya.”

Sungguh indah bukan kata-kata tersebut,…^^  saya pun bisa mengambil sebuah pelajaran berharga, bahwa  dengan mengikhlaskan buah mangga yang lenyap tersebut bisa menjadi pahala untuk saya atau keluarga saya.  Amin….^^

“teruntuk pohon manggaku yang kini sudah ditebang” ^^





4 comments:

  1. pohonnya napha ditebang??? hahhahq

    ReplyDelete
    Replies
    1. pohonny ditebang sm petugas PLN karena ad kabel listrik diatasny,jadi terganggu..T_T oh manggaku malang....:D

      Delete
  2. thanks eric for come in my blog...n thanks too for urcomment...don't forget to come back here..^^ keep fight n i will wait ur beautiful wallpaper, ..good luck

    ReplyDelete

Terima kasih telah mengunjungi blog saya.
Silahkan tinggalkan komentar anda yang berhubungan dengan artikel.
No sara / pornografi.

Dabo Singkep

Welcome To Dabo Singkep Island

Sudah pernahkah kamu   mendengar sebuah pulau   bernama Dabo Singkep? Bagi yang sudah mendengarnya, mereka akan tahu dimana letak pu...