Monday, August 25, 2014

Perayaan Hari Kemerdekaan di Dabo Singkep Tahun 2014





HIP..HIP...HOREEE....!!!

Dirgahayu Republik Indonesia  yang ke-69!
Sang saka merah putih berkibar dimana-mana.
Saya pun jadi ingat kebiasaan yang ada di dirumah saya. Kalau hari kemerdekaan tiba, ibu saya pasti akan memberi perintah pada kakak laki-laki saya sambil setengah berteriak seperti ini,

“De.......PASANGKAN  tiang  bendera di depan rumah, besok sudah 17 agustus....” :D

Begitulah kegiatan yang sering kali dilakukan di rumah saya tiap kali datang hari kemerdekaan.
 Lalu, bagaimana sebenarnya perayaan hari kemerdekaan negara Indonesia di tanah kelahiran saya tercinta Dabo Singkep? 


Sebelumnya, pada tahun lalu  saya  telah memposting perayaan hari kemerdekaan di tempat saya, Dabo Singkep. Bagi teman-teman  yang belum sempat membacanya, silahkan membacanya kembali di Perayaan 17 Agustus di Dabo Singkep

Perayaan kemerdekaan kali ini berbeda. Untuk beberapa tahun terakhir, salah satu bentuk perayaan yang biasanya dilakukan adalah diadakannya acara arak-arakkan dengan membawa masing-masing obor yang terbuat dari bambu,  biasanya disebut dengan “Pawai Obor” tidak dilaksanakan.

Akhirnya, Pawai Obor diadakan kembali.  Para  siswa siswi terlihat sibuk mempersiapkan diri dan tentunya obor yang akan mereka bawa nanti pada saat pawai.

^_^ Antusiasme masyarakat pun tak sabar untuk melihat  arak-arakan Pawai Obor ini. Maka, pada malam hari tepatnya tanggal 16 Agustus, acara ini pun terlaksana, di dukung dengan cuaca malam hari yang begitu bagus dan tentunya tidak ada hujan. 

Kesempatan ini saya gunakan untuk menitipkan pesan kepada seorang sahabat saya untuk memotret  perayaan tersebut agar bisa menjadi sebuah kenangan hingga bisa saya bagi kepada teman-teman semuanya. 








DAN.....TUNGGU DULU!!!

Tak cukup hanya dengan diadakan acara arak-arakan Pawai Obor saja, satu minggu setelah diadakan acara Pawai Obor, pada tanggal 24 Agustus kembali di gelar pawai yang bertemakan “Harmonisasi Keanekaragaman Budaya yang Ada di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.” ^_^

Sedikit saya jelaskan untuk teman-teman semuanya, Dabo Singkep meski identik dengan tanahnya suku Melayu, namun suku-suku lainnya juga telah bertempat tinggal disini. Serta hingga sampai saat ini hidup berdampingan dengan rukun dan damai.

Jadi, tema pawai kali ini sangatlah tepat. Acara dimulai pada pukul 14.00 WIB dan lagi cuaca begitu bersahabat. Tak perlu berlama-lama lagi saya untuk mengajak teman-teman semua menikmati jepretan-jepretan kemeriahan dari “Pawai  Keanekaragaman Budaya” dalam rangka memperingati “Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-69.”

Majulah Indonesiaku.
Jayalah Selalu......

Selamat menikmati .....























No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi blog saya...
silahkan tinggalkan komentar anda, yang berhubungan dengan artikel yang dibahas.
No sara / pornografi.

Popular Posts

Favorite

Langitanisa's bookshelf: read

Naruto, Vol. 01: The Tests of the Ninja
Love in the Time of Cholera
Lust for Life
The Mysterious Howling
Misteri Lemari Antik
Absolute Boyfriend, Vol. 01
Famous Five 16: Five Go To Billycock Hill
With This Ring
Warm Bodies
Christmas Stories
Golden Book
The Invention of Hugo Cabret
The Five Orange Pips
Death Note, Vol. 7: Zero
Death Note, Vol. 1: Boredom
Death Note, Vol. 5: Whiteout
Death Note, Vol. 8: Target
Bleach Volume 01: Strawberry and the Soul Reapers
Death Note, Vol. 2: Confluence
A Study in Scarlet

Kabarlingga.com