Tuesday, July 7, 2015

Sinopsis Novel Tales of Terror and Mystery






Membaca novel bergenre misteri ( detektif ), pembaca biasanya menjumpai isi cerita tentang metode penyelidikan, motif dan cara pembunuhan. Umumnya, orang-orang akan menilai novel bergenre misteri ( detektif ) identik dengan kekerasan dan darah. Apakah seperti itu? Padahal, novel bergenre tersebut tidak selalu berisi hal-hal menyeramkan--mengerikan.
Sebaliknya, bisa menjadi sebuah kisah menarik yang bukan hanya mengisahkan tentang kejahatan tetapi juga menampilkan sisi lain dari berbagai tindak kejahatan. 

Novel detektif yang menjadi favorite saya adalah semua karya dari Sir Arthur Conan Doyle. Sebagai penggemar karya Sir Arthur Conan Doyle, saya selalu dibuat kecanduan kisah-kisahnya. Juga  sedapat mungkin mengkoleksi buku-bukunya. Terlebih dulu saya mengenal karya-karyanya lewat tokoh “Sherlock Holmes,” detektif jenius dan rendah hati namun tak menyukai bersosialisasi.

Kisah-kisah di dalamnya membuat saya takjub, dengan menuturkan cerita yang tak hanya berisi kejahatan melulu tetapi juga berbagai hal. Bagaimana pembaca bisa dibuat bersimpati atas seorang pembunuh, terkadang tersentuh oleh pengakuan jujur seorang yang telah bergelimang dalam pekatnya kejahatan, atau dibuat serba salah bagaimana seseorang yang baik akhirnya menjadi jahat bukan karena ia menginginkannya.    

Kali ini saya akan menulis sebuah sinopsis novel karya Sir Arthur Conan Doyle yang tak kalah menyentuhnya untuk dibaca. Lewat  novel “Tales of Terror and Mystery”, kita akan mendengarkan “dongeng-dongeng” pendek tentang teror dan misteri dari berbagai peristiwa kehidupan.  

Di novel Tales of Terror and Mystery  terdapat dua belas cerita pendek yang terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berjudul “Kisah-Kisah Teror”  berisi enam buah cerita pendek, dan bagian kedua berjudul “ Kisah-Kisah Misteri” juga berisi enam buah cerita pendek.



Pada bagian pertama “Kisah-Kisah Teror” dibuka dengan kisah yang berjudul “ Corong Kulit.” Lionel Dacre baru saja membeli sebuah barang antik berupa sebuah corong yang terbuat dari kulit binatang. Dacre adalah seorang kolektor barang-barang antik—bahkan bernilai magis, seseorang yang menghabiskan seluruh hidup serta kekayaannya hanya untuk mempelajari serta mengkoleksi barang-barang tersebut.

Suatu hari, ia meminta temannya yang kebetulan menginap dirumahnya untuk tidur dengan corong kulit yang baru dibelinya. Menurut Dacre, sebuah barang—barang kuno memiliki jiwa di dalamnya yang menyangkut pemiliknya maupun peristiwa yang berhubungan  erat dengan barang tersebut. Intinya, saat ia akan tidur ia selalu meletakkan setiap barang yang baru dibelinya untuk melihat barang tersebut hadir di dalam mimpinya dan peristiwa apa yang terjadi.

Akhirnya, sang teman pun menyetujui permintaannya meski dalam hati kecil sang teman agak ragu ia akan mengalami mimpi yang berhubungan dengan corong kulit tersebut. Malam telah tiba,  sang teman tidur di sofa. Sendiri  dan hanya ditemai cahaya temaram lilin. Rasa kantuk mulai menyerangnya, hingga ia bermimpi melihat sebuah adegan penyiksaan yang mengerikan menggunakan corong kulit itu.



Ada juga sebuah cerita yang berjudul “Kasus Lady Sannox,” pembaca akan dibuat terperangah bagaimana pembalasan dari sang suami  atas perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya. Dari   “Kasus Lady Sannox,” pembaca akan bertemu dengan “Kucing Brazil” sebuah kisah menegangkan. Seorang  pemuda  yang harus tidur selama satu malam di kandang hewan buas bahkan hampir menjadi santapan hewan itu akibat tipu daya sepupunya. 

Sedangkan pada bagian  berjudul “ Kisah-Kisah Misteri,” kisah dibuka dengan rencana menghilangkan nyawa seseorang atas suruhan pihak-pihak yang tak menginginkan kedatangannya ke London. Lalu disusunlah strategi bagaimana cara melenyapkan orang tersebut tanpa menimbulkan kecurigaan dan perhatian khalayak ramai. Kisah tersebut terangkum dalam “Hilangnya Kereta Khusus.”


 
pembaca akan dibuat tersenyum mendapati  seorang dokter yang pada awalnya melamar sebuah pekerjaan menjadi penyelamat rumah tangga sebuah keluarga pada kisah “Si Pemburu Kumbang.” Nah, sampailah kita pada kisah favorit saya diantara kedua belas cerita pendek ini. kisah itu berjudul “Misteri Kotak Berhias.” 



Apakah teman-teman ingat cover depan novel ini yang telah dilihat paling awal tadi? Sebuah cover yang begitu menawan dengan gambar sebuah kotak berhias disampingnya tergeletak sekuntum mawar. Awalnya saya juga heran—novel detektif tapi mempunyai cover yang begitu membuat saya jatuh hati. Ada apa dibaliknya?

Terjawab sudah  rasa heran saya ketika membaca cerita “Misteri Kotak Berhias.” Cerita yang luar biasa, romantis, serta menyentuh bagi saya. Bagaimana  perjuangan seorang suami yang bertahan agar tak mengulangi perbuatan di masa lalunya dengan mendengarkan fonograf. Fonograf yang berisi pesan sang istri sebelum meninggal. ^_^ mata saya sempat berkaca-kaca membaca kisah ini.

Lalu, pertanyaannya untuk teman-teman semua,
“Masihkan novel  detektif  identik dengan kekerasan dan darah?” ^_^

*****

“Dukun pada hari kemarin adalah profesor pada hari esok. Bahkan, hal-hal yang aneh dan sukar dipahami seperti mimpi, pada waktunya akan berubah kadarnya menjadi sistem dan pengaturan.”
( Tales of Terror and Mystery- halaman 12)

“Menurut teoriku, benda apa pun yang berhubungan erat dengan serangan emosi manusia yang meledak-ledak, entah itu kegembiraan atau kesakitan, akan menyimpan atmosfer atau hubungan tertentu sehingga benda itu mampu berkomunikasi dengan pikiran yang peka. Aku tidak bermaksud mengatakan bahwa pikiran yang peka disini adalah pikiran yang tidak normal, malah pikiran yang terlatih dan terdidik seperti yang kau dan aku miliki.”
( Tales of Terror and Mystery – halaman 15)


“Aku tersenyum pada rasa iri, dan tidak memedulikan rasa benci,  tapi rasa belas kasihan lebih daripada apa yang mampu kuhadapi.”
( Tales of Terror and Mystery – halaman 271 )



Detail Buku
Judul : Tales of Terror and Mystery
Pengarang : Sir Arthur Conan Doyle
Penerbit: Bukune
Tahun : 2012
Jumlah Halaman : 340 halaman
ISBN : 602-220-067-9


No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi blog saya...
silahkan tinggalkan komentar anda, yang berhubungan dengan artikel yang dibahas.
No sara / pornografi.

Popular Posts

Favorite

Langitanisa's bookshelf: read

Naruto, Vol. 01: The Tests of the Ninja
Love in the Time of Cholera
Lust for Life
The Mysterious Howling
Misteri Lemari Antik
Absolute Boyfriend, Vol. 01
Famous Five 16: Five Go To Billycock Hill
With This Ring
Warm Bodies
Christmas Stories
Golden Book
The Invention of Hugo Cabret
The Five Orange Pips
Death Note, Vol. 7: Zero
Death Note, Vol. 1: Boredom
Death Note, Vol. 5: Whiteout
Death Note, Vol. 8: Target
Bleach Volume 01: Strawberry and the Soul Reapers
Death Note, Vol. 2: Confluence
A Study in Scarlet

Kabarlingga.com