Sunday, November 29, 2015

Sinopsis Buku "101 Alasan Untuk Bahagia, Menjadi Pribadi yang Lebih Bahagia "




“Mereka yang tahu cara bersyukur adalah
mereka yang bisa menikmati keindahan dunia dan arti kebahagiaan hidup”
( anonim )

“Bahagia” adalah kata yang ingin setiap orang mampir didalam kehidupan mereka. Bukan hanya sekedar kata tetapi juga sebuah perasaan, sebuah rasa yang ingin didapatkan oleh tiap hati. Ada bahagia yang diinginkan semua orang, maka kesedihan dan penderitaan adalah sesuatu yang sama sekali tak diinginkan setiap orang. Namun, jika tidak ada kesedihan—penderitaan bagaimana mungkin “ADA” kebahagiaan. Kebahagiaan akan selalu berdampingan dengan penderitaan. Seperti  seorang manusia dengan bayang-bayang dirinya. 


Kebahagiaan bisa datang dari hal-hal kecil sampai hal-hal paling besar yang terjadi didalam kehidupan. Begitu pun  sebaliknya dengan kesedihan dan penderitaan. Nyatanya, seringkali kita lebih mudah menjadi pribadi yang tak berbahagia seolah-olah kebahagiaan benar-benar jauh dari mata kita. Banyak waktu, pikiran, dan perasaan  terkuras hanya untuk kita habiskan dengan mengingat-ingat kesedihan. Kita mulai memenuhi hati dengan rasa kesedihan yang makin lama makin besar bongkahannya. Sedikit demi sedikit  kebahagiaan mulai terkikis hingga kita tak bisa melihat lagi kebahagiaan. Lupa bahwa kebahagiaan tidak akan pernah benar-benar hilang apalagi sampai meninggalkan kita.
 
Lantas, jika anda ditanya apa yang membuat anda bahagia dalam hidup ini, apakah anda bisa menjawabnya secepat anda memaparkan semua keluhan dan penderitaan yang anda alami?
Mungkin ada yang langsung menjawabnya dengan yakin apa yang membuatnya bahagia, ada yang menjawabnya dengan ragu-ragu apakah hal itu benar-benar membuatnya bahagia, ada yang berpikir terlebih dahulu sebelum menjawab, dan ada yang tidak tahu sama sekali jawabannya.  

Meski, kita belum sepenuhnya mengerti apa yang membuat kita bahagia, kita ingin mendapatkan kebahagiaan sebagaimana orang lain ingin dapatkan. Akan tetapi, kebahagiaan pada tiap orang itu berbeda. Bervariasi. Sederhananya, semua orang ingin bahagia. 

Lewat buku “101 Alasan Untuk Bahagia” karya Mukhammad Faris Hazim, disini kita bisa menemukan beragam alasan untuk menjadi bahagia dari bermacam-macam orang dengan berbagai latar belakang berbeda. Sembari membaca alasan mereka memilih menjadi bahagia, terkadang--hampir sering kali kita akan mendengarkan kehidupan yang telah mereka jalani. 

Pengalaman-pengalaman dari tiap orang melewati rasa sakit disebabkan keterpurukan, bayang-bayang hitam masa lalu,  berapa banyak air mata tertumpah lalu bangkit untuk menghapusnya, dan waktu yang mereka habiskan untuk sadar dan memanggil kembali kebahagiaan di dalam hidup mereka.




Kadang-kadang alasan yang mereka paparkan untuk merasa bahagia membuat kita tersenyum mendapati bahwa kebahagiaan datang dari sesuatu yang remeh lagi kecil. Kadang tertawa bagaimana orang lain bisa bahagia hanya dengan tindakan sederhana, dan terkadang diam-- merenung sembari terharu melihat bagaimana orang lain akhirnya bisa meraih dan menyadari bahwa ia bisa bahagia.

Berikut ini, beberapa kutipan yang saya ambil dari buku “101 Alasan Untuk Bahagia” :

·         Saya bahagia karena ... saya baru saja selesai membaca buku yang bagus.
·         Saya bahagia karena...setelah 11 TAHUN berusaha, akhirnya saya hamil.
·     Saya bahagia karena... saya memilih untuk “Bahagia”. Saya tahu itu terdengar biasa, tapi, sungguh, sikap kitalah yang membuat semua perbedaan di dunia ini. Aku mungkin tak bisa merubah keadaaan atau peristiwa dalam hidupku saat ini, tapi bagaimana aku memilih untuk menerima keadaan, itu yang terpenting.

Kebahagiaan tidaklah terjadi begitu saja kepada kita.
Kita harus memilih untuk bahagia dan terus memilihnya setiap hari.
( Henri Nouwen )

·         Saya bahagia karena... obat antidepresi saya bekerja.
·     Saya bahagia karena... saya kembali “KULIAH” pada usia “47” dan menemukan hal-hal baik yang tidak pernah terbayang sebelumnya.
·         Saya bahagia karena...lelucon saya membuat pasien tertawa dan tersenyum (   saya seorang perawat ).
·    Saya bahagia karena...memilih untuk tetap hidup ketika saya ingin bunuh diri. Kehidupan telah berubah menjadi perjalanan indah dan saya bersyukur menjadi bagian darinya. Saya sudah menikah. Kami punya rumah. Kami berdua bekerja. Kami memiliki tiga kucing yang mengagumkan. Saya senang. Saya mencintai hidup dan aku mencintai diriku.

Orang yang bijaksana adalah
mereka yang tidak berduka cita pada hal-hal yang tidak ia miliki,
 dan merasa bahagia dengan apa yang telah ia miliki.
( Democritus )

·         Saya bahagia karena...saya hidup cukup lama untuk menemani cucu.
·       Saya bahagia karena...seorang wanita mau meluangkan waktunya untuk mengobrol dengan pecundang seperti saya lewat SMS.
·         Saya bahagia karena...istri saya mau bermain video game dan menonton anime dengan saya.

·         Meski saya kadang-kadang benci dilahirkan, saya tidak pernah berpikir serius untuk bunuh diri karena hidup sering kali cukup menyenangkan dan selalu sangat menarik. Ini seperti setiap makhluk, setiap bintang dilangit, dan setiap setitik debu. Mereka adalah faktor pendukung dalam film, mustahil tidak memiliki awal atau akhir, selalu ada tujuan atau makna. Sungguh menakjubkan dan luhur, saya menyukainya.

Jangan menunggu bahagia untuk tersenyum
tetapi
tersenyumlah untuk bahagia
( Dr.Aid Abdullah al-Qarni )

Walau terkadang sulit untuk menjadi bahagia karena berbagai alasan-alasan didalam hidup ini, semoga kita tak lupa bahwa ( teruntuk saya juga  ^_^ ) ada beribu alasan untuk kita juga menjadi bahagia. Bahagia adalah karunia bagi mereka yang bisa melihatnya, meraihnya, dan menyadarinya. Semoga kita bisa berbahagia untuk kini dan nanti. Bukan hanya “sekedar” bahagia tetapi benar-benar bahagia. Aamiiin....:)

Special Thanks to “Mukhammad Faris Hazim” atas pemberian buku ini, atas ditulisnya buku yang inspiratif ini. Semoga karya – karyamu bisa bermanfaat untuk banyak orang, dan mengubah dunia di sekelilingmu menjadi lebih baik lewat goresan-goresan penamu. Semoga kita semua bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dinantikan karya berikutnya darimu teman ^_^


 Detail Buku :
Judul Buku : 101 Alasan Untuk Bahagia
 Pengarang : M.F.Hazim
Jumlah halaman : 192
Tahun : 2015
Penerbit : Bhuana Ilmu Populer, Kelompok Gramedia
ISBN : 978-602-394-019-6

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi blog saya...
silahkan tinggalkan komentar anda, yang berhubungan dengan artikel yang dibahas.
No sara / pornografi.

Popular Posts

Favorite

Langitanisa's bookshelf: read

Naruto, Vol. 01: The Tests of the Ninja
Love in the Time of Cholera
Lust for Life
The Mysterious Howling
Misteri Lemari Antik
Absolute Boyfriend, Vol. 01
Famous Five 16: Five Go To Billycock Hill
With This Ring
Warm Bodies
Christmas Stories
Golden Book
The Invention of Hugo Cabret
The Five Orange Pips
Death Note, Vol. 7: Zero
Death Note, Vol. 1: Boredom
Death Note, Vol. 5: Whiteout
Death Note, Vol. 8: Target
Bleach Volume 01: Strawberry and the Soul Reapers
Death Note, Vol. 2: Confluence
A Study in Scarlet

Kabarlingga.com