Tuesday, June 25, 2013

Asal Mula Nama Pulau Dabo Singkep




Crossing the street near the mosque Az-Zulfa Dabo Singkep


Pada postingan kemarin, saya telah memperkenalkan kepada teman-teman semua, tentang tanah kelahiran saya,yaitu pulau Dabo Singkep.  Sebuah daerah erat kaitannya dengan sejarah bagaimana asal usul nama daerah tersebut. Seperti kota surabaya, yang namanya berasal dari kata “Sura” yang berarti ikan hiu, dan “Baya” yang berarti buaya. 


Lalu bagaimanakah asal mula nama pulau Dabo Singkep?


Cukup sulit bagi saya untuk tahu bagaimana asal-usul nama tersebut. Apalagi menggali lebih dalam bagaimana cerita hingga terbentuk nama Dabo Singkep. Beruntung sekali  ada seorang   teman saya  mau membantu mencari tahu bagaimana asal – usul nama pulau Dabo Singkep. Meski informasi ini belumlah begitu lengkap dan sempurna, dan hanya berupa cerita dari mulut ke mulut.

Hingga akhirnya bisa saya ceritakan kembali kepada teman-teman semuanya ^^
Selamat menikmati ceritanya...


Asal Nama Nama Pulau Dabo Singkep

 View of the beach in the village Berindat of Dabo Singkep 

Pada zaman dahulu kala tersebutlah dua orang pemuda yang berniat ingin merantau.  Seorang berasal dari daerah Buton yang bernama La-Abo, dan satu orang lagi dari etnis Cina yang bernama Singkek.
Mereka  bertempat tinggal di Buton. 

La-Abo dan Singkek pun telah bersahabat sejak kecil.  
Mereka berdua sangat berhasrat untuk merantau ke luar dari daerah mereka. karena ingin memperbaiki kehidupan mereka agar bisa menjadi lebih baik lagi.
Merekapun mengatur rencana  dengan baik, segala perbekalan dan kebutuhan mereka di dalam perjalanan nanti mereka persiapkan.  

Esok paginya, dengan sebuah sampan kecil, mereka pun berlayar mengarungi lautan luas.  Telah berhari-hari mereka mengarungi lautan.  Perbekalan  mereka sedikit demi sedikit mulai habis sebab jarak tempuh ke suatu pulau sangatlah jauh.

Perjalanan tidak mungkin diteruskan tanpa perbekalan, membuat La-Abo dan Singkek pun mengubah rencana. Hingga akhirnya mereka memutuskan melabuhkan sampan mereka ke sebuah pulau kecil yang  kosong, tiada berpenghuni untuk mencari persediaan makanan. 

Pada awalnya mereka hanya menetap untuk beberapa hari saja di pulau kosong tersebut, tetapi setelah melihat kondisi pulau yang alamnya tidaklah liar dan jauh dari hewan-hewan buas, serta mereka bisa menemukan persediaan makanan dengan mudah.

La-Abo dan Singkek pun tidak meneruskan perjalanan mereka. Sebaliknya mereka mulai betah untuk tinggal di tempat tersebut.
Mereka berdua pun tinggal di pulau kosong yang belum bernama itu. La-Abo dan Singkek membawa keluarga mereka untuk tinggal bersama mereka. Satu- persatu pohon-pohon ditebang dan semak-semak mulai dibersihkan agar memperlancar aktivitas mereka. 

Hingga dari waktu ke waktu pulau tersebut berkembang dan orang-orang dari luar daerah mulai berbondong-bondong ikut pindah dan menetap di pulau itu.
Tak terasa beberapa tahun telah berlalu,  pulau tersebut makin lama makin berkembang dan maju, hingga La Abo dan Singkek pun telah meninggal dunia. 

Warga pulau ini  belum sempat memikirkan nama  apa yang  pantas untuk pulau tersebut, melihat keadaan  seperti itu, akhirnya warga setempat bertitik tumpu pada  orang yang pertama kali  mendiami pulau ini.
La Abo dan Singkek lah orang yang pertama menjejakkan kaki dan mendiami pulau tersebut. 
Mereka  pun sepakat untuk menamai pulau tersebut dengan menggabungkan kedua nama orang tersebut, yaitu La-Abo Singkek, atau sekarang lebih dikenal dengan nama pulau Dabo Singkep.

one of view at streets in Dabo Singkep island

***

Penyebutan  nama La-Abo Singkek menjadi Dabo Singkep, saya juga masih bingung, sebab belum mendapat informasi yang begitu rinci.
Boleh jadi, karena pengucapan dan logat sebuah daerah membuat kata-kata tersebut menjadi Dabo Singkep. 

Saat ini kuburan La-Abo berada  dekat di  jalan Lorong Fajar, Dabo Singkep, dan kuburan Singkek terdapat dua versi yang berbeda tentang lokasi keberadaannya, versi pertama menyebutkan kuburan Singkek terletak di pemakaman  Bukit Leban Dabo Lama, Dabo Singkep dan versi kedua kuburan Singkek terletak di pulau Lalang.

 Lorong Fajar Street, Dabo Singkep

Meski cerita yang saya paparkan kepada teman-teman belumlah begitu sempurna, saya berharap tulisan ini bisa menambah  pengetahuan teman-teman semua. Dan bisa disempurnakan kembali jika ada teman-teman yang mengetahuinya lebih dalam lagi.
Salam.....

Nara Sumber
Nama lengkap : siti ( nyang )
Umur   : 98 tahun
Pekerjaan : -
Alamat : Jl.Mutiara, Sekop Darat, Dabo Singkep Kabupaten Lingga. 
Nara sumber merupakan warga asli Dabo Singkep

Spesial Thanks: 



To my friends..Dedi yang telah mewancarai narasumber, namun sayang sekali lupa menyertakan foto beliau.....T_T sekali lagi terima kasih banyak teman..^^


Glandy Primatri yang sudah menyumbangkan fotonya..:D sering-sering saja menyumbangnya, kakak siap menampung foto-foto hasil jepretanmu..^^

Dan juga Tomy yang saya ajak diskusi tentang hal ini, salut sama pengetahuan politikmu..dek...x_x

Adela chan atas izin memakai foto-fotomu ^^



6 comments:

  1. Dabo Singkep kota yang indah. semoga ke depan Dabo Singkep makin lebih dikenal dan semakin maju.

    Artikel menarik menjadikan wawasan berarti. selamat berkarya & beraktifitas..

    salam, pelitedabo by rendratwa

    ReplyDelete
  2. Postingan yg bagus,Nice..#jabatErat

    ReplyDelete
  3. Setahu saye name pulau ni adalah Singkep bukan dabo Singkep

    ReplyDelete
  4. Bagos posting cam ni. Lanjotkan, gali lebeh dalam tempat kite ni.tunjokan pade orang-orang bahwe tmpt kite ni dlu pernah maju dan akan tetap maju sampai sekarang.insyallah sumber daya manusie kite bagos ke depanye dan dapat biken bangge daerah dan janganlah saleng menjatohkan satu same laen.apelagi kite satu daerah.maunye kite same-same kritis dlm membangon daerah kite ni agar lebeh baek kedpnye amin.#merepetsebenta

    ReplyDelete
  5. nah tu Dedy tau lah die kramat Pak Abo...rumah dia dekat situ. Atok nya pun orang Buton 😄

    ReplyDelete
  6. izin mengutip sejarah dabo ni. boleh ke?

    ReplyDelete

Terima kasih telah mengunjungi blog saya...
silahkan tinggalkan komentar anda, yang berhubungan dengan artikel yang dibahas.
No sara / pornografi.

Popular Posts

Favorite

Langitanisa's bookshelf: read

Naruto, Vol. 01: The Tests of the Ninja
Love in the Time of Cholera
Lust for Life
The Mysterious Howling
Misteri Lemari Antik
Absolute Boyfriend, Vol. 01
Famous Five 16: Five Go To Billycock Hill
With This Ring
Warm Bodies
Christmas Stories
Golden Book
The Invention of Hugo Cabret
The Five Orange Pips
Death Note, Vol. 7: Zero
Death Note, Vol. 1: Boredom
Death Note, Vol. 5: Whiteout
Death Note, Vol. 8: Target
Bleach Volume 01: Strawberry and the Soul Reapers
Death Note, Vol. 2: Confluence
A Study in Scarlet

Kabarlingga.com