Saturday, January 12, 2013

Kisah Gigitan semut



Pernahkah anda digigit seekor semut?
Lalu membunuhnya ?
Saya pernah melakukannya. 

Ada sebuah kisah menarik tentang gigitan semut. kisah ini saya temukan  disebuah hadits yang diriwayatkan  oleh Imam Al Bukhari, Imam Muslim, Imam Ahmad, dan Imam –Imam lainnya.


Suatu ketika ada salah seorang nabi dari nabi-nabi Bani Israil, bernama Nabi Uzair. Saat itu, dia singgah dibawah pohon untuk beristirahat setelah melakukan perjalanan panjang.  Tak jauh dari pohon tersebut terdapat sebuah sarang semut. Lalu  tanpa ia sadari, tiba-tiba seekor semut menggigit nya. 

Sang nabipun marah bukan kepalang, lalu ia menyuruh muridnya untuk menyiapkan alat-alat untuk memaksa semut-semut itu keluar dari sarangnya. Setelah semut –semut itu keluar dari sarangnya, ia pun membakarnya dengan api. 

Perlahan semut-semut malang itu pun mati satu-persatu. sang nabi tidak tahu apa yang telah ia lakukan adalah sebuah kesalahan besar. Allah swt pun menegur keras sang nabi,
“Apakah hanya karena seekor semut menggigitmu, lalu engkau memusnahkan satu umat yang bertasbih.” 

Subhanallah….betapa besar kekuasaan Allah, yang menjadikan segala sesuatu  tiada sia-sia. Dan Allah swt pun mengajarkan pada nabi tersebut untuk berlaku adil bukan hanya kepada sesama manusia tapi juga kepada makhluk ciptaan Allah yang lainnya.

 Tindakan sang nabi tersebut sangat tidaklah adil, bukankah cukup hanya membakar satu semut saja tanpa harus membakar sarangnya?

Semut ternyata adalah makhluk Allah yang senatiasa bertasbih.  Semut bertasbih sesuai dengan fitrah penciptaannya. Ia bertasbih kepada Allah swt dalam keadaan suka ataupun tidak. 

Rasulullah saw pun juga melarang para sahabat untuk membakar sarang semut, sebagaimana terdapat dalam sebuah hadits riwayat Imam Ahmad,
“Dari Abi Nadhar, dari Al Mas’udi, dari Hasan bin Sa’ad, dari Abdurrahman bin Abdullah bin Mas’ud r.a, dia meriwayatkan bahwa Rasulullah saw, pernah singgah pada suatu tempat. Pada tempat itu, ada pembakaran semut, baik yang ada di tanah maupun yang ada dipepohonan maka Rasulullah saw, bertanya, “Siapa diantara kalian yang telah melakukan ini?” Lalu, salah  seorang diantara anggota kabilah  berkata, “saya, ya Rasulullah” maka Rasulullah saw memerintahkan “padamkan-padamkan!”

Di dalam hadits lain juga, disebutkan Rasulullah saw bersabda ,
“Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api kecuali Tuhannya semut ( Allah swt )”
(HR. AbuDawud )

"Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada didalamnya bertasbih kepada Allah. dan tidak ada sesuatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka.
Sungguh Dia Maha  Penyantun, Maha Pengampun."
( QS. Al Isra', 17 : 44 )

Semoga kita bisa belajar dari seekor semut..^^

Sumber :
Ensiklopedia Mukjizat Ilmiah Hadits Nabi Jilid 6 : Serangga, Laba-Laba, dan Mikroba, Ahmad Syawqi Ibrahim, Bandung : Sygma Publishing, 2010

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi blog saya...
silahkan tinggalkan komentar anda, yang berhubungan dengan artikel yang dibahas.
No sara / pornografi.

Popular Posts

Favorite

Langitanisa's bookshelf: read

Naruto, Vol. 01: The Tests of the Ninja
Love in the Time of Cholera
Lust for Life
The Mysterious Howling
Misteri Lemari Antik
Absolute Boyfriend, Vol. 01
Famous Five 16: Five Go To Billycock Hill
With This Ring
Warm Bodies
Christmas Stories
Golden Book
The Invention of Hugo Cabret
The Five Orange Pips
Death Note, Vol. 7: Zero
Death Note, Vol. 1: Boredom
Death Note, Vol. 5: Whiteout
Death Note, Vol. 8: Target
Bleach Volume 01: Strawberry and the Soul Reapers
Death Note, Vol. 2: Confluence
A Study in Scarlet

Kabarlingga.com