Tuesday, July 23, 2013

Pantai Indah Sergang Dabo Singkep : Kilauan Permata Yang Belum Tergosok






Salah satu objek wisata yang terdapat di Dabo Singkep adalah pantai indah sergang, pantai ini sangat dikenal oleh masyarakat Dabo Singkep. Juga merupakan pantai yang tidak pernah sepi oleh pengunjung baik di hari libur maupun pada hari biasa. 

Objek wisata pantai indah sergang laut terletak di desa tanjung harapan atau yang biasanya disebut kampung sergang RT.03/RW 03. Oleh  karena itu, pantai indah sergang laut ini, juga dikenal dengan sebutan pantai Sergang. 

Pemandangan indah, tersedianya beberapa fasilitas  serta kenyamanan lingkungan disekitar pantai membuat masyarakat Dabo Singkep sering menjadikannya sebagai tempat tujuan liburan. 
Dari hanya untuk sekedar melepaskan kepenatan, berlibur bersama keluarga,  melaksanakan berbagai kegiatan hiburan sampai dipergunakan oleh muda-mudi sebagai tempat mereka menghabiskan waktu bersama-sama.






Sejarah Pendirian Pantai Indah Sergang




Pada awalnya pantai ini direncanakan bernama pantai Tanjung, tetapi setelah melihat perkembangan berikutnya banyak muncul objek-objek wisata pantai lainnya seperti pantai Nusantara, pantai Tanjung Jodoh, dan lain-lain, maka pemberian nama pantai Tanjung pun batal diberikan.

Pantai Indah Sergang Laut awalnya bukanlah pantai yang digunakan sebagai tempat berwisata, melainkan hanya sebagai tempat berlabuhnya perahu-perahu nelayan yang sudah pulang dari melaut.





Sekitar tahun 1980-an ketika sedang gencarnya dengan usaha pertambangan timah di Dabo Singkep, fungsi penting dari keberadaan pantai indah sergang laut ini mulai dirasakan oleh masyarakat yang berada di Dabo singkep. Dimana, pantai Indah Sergang Laut mulai digunakan  oleh karyawan perusahaan timah swasta yang pada umumnya adalah orang-orang  luar negeri sebagai tempat mandi sekaligus untuk melepaskan lelah setelah bekerja.

Hal ini menunjukkan bahwa pantai Indah Sergang Laut yang hanya digunakan masyarakat sebagai tempat berlabuhnya perahu-perahu nelayan, ternyata memiliki potensi yang mampu menarik minat orang-orang asing atau wisatawan untuk beristirahat dan menghabiskan waktu mereka di pantai Indah Sergang Laut ini.

Pada tahun 1997 muncullah sebuah ide untuk membuat sebuah objek wisata pantai. Ide ini muncul dari seorang tokoh masyarakat dari daerah kampung Sergang yaitu bapak Hadi Sumatri, yang pada saat itu beliau menjabat sebagai ketua RW. Akhirnya berdirilah sebuah objek wisata yang saat ini kita kenal dengan nama pantai Indah Sergang Laut.


Let's Visit The Beautiful Beach Sergang

Yups...saatnya saya mempromosikan pantai Indah Sergang sebagai salah satu ikon pantai yang terdapat di pulau Dabo Singkep, ho..ho...^^ kayak iklan saja ya teman-teman....

Seperti saya telah jelaskan sebelumnya, pantai Indah Sergang selain memiliki pemandangan yang indah, tanpa fasilitas yang menunjang sebagai tempat wisata maka hal tersebut tak akan menarik minat masyarakat untuk menjadikannya sebagai tempat tujuan wisata.

Ketika kamu datang menjejakkan kaki pertama kali, maka kamu akan disambut oleh sebuah pintu gerbang yang bertuliskan ucapan selamat datang di halaman depannya. Dikanan dan kiri jalan menuju pantai, tampak barisan-barisan pohon kelapa berdiri kokoh dengan daun hijaunya yang melambai-lambai. 


Sesekali mungkin kendaraanmu akan mengalami kesulitan untuk memasuki kawasan pantai, dikarenakan permukaan tanahnya yang tidak rata dan gembur. Namun, kesulitan itu akan terbayar setelah kamu melihat sebuah kawasan pantai asri nan sejuk. 

Angin sepoi-sepoi, suara hempasan demburan ombak ke tepian pantai, dan hamparan pasir putih akan menyapa pandanganmu. Hm..tentunya kamu tidak sabar untuk menyentuhkan kakimu ke dalam air lautnya yang biru serta jernih. Bermain dengan gundukan pasir putihnya  atau sekedar ingin mengingat kecerian masa kecilmu dengan bermain ayunan dan perosotan pun dapat kamu lakukan disini.

Saya jadi teringat, pernah suatu kali saya melihat sepasang suami istri yang bermain ayunan dengan mesranya. >.<  saya jadi tersipu-sipu malu melihat mereka.
 



children's playground facility located on the beautiful beach Sergang




children's playground facility located on the beautiful beach Sergang


Setelah puas bermain dan berjalan-jalan, tempat-tempat peristirahatan berupa  pondok -pondok dengan atap daun rumbia, sejenak kamu dapat berteduh dibawahnya. Pohon cemara yang terdapat di sekitarnya turut membuat pantai Indah menjadi  hijau. 


Pine trees that adorn the beautiful beach Sergang

Resting place on the beautiful beach Sergang

Sebuah panggung berukuran kecil tampak berdiri di sisi kiri pantai. Acap kali dipergunakan sebagai tempat menggelar  pertunjukan hiburan rakyat pada waktu tertentu.

some students are doing extra curricular activities at the stage in the beautiful beach Sergang

Belum sempurna petualanganmu disini, tanpa memanjakan lidahmu dengan aneka kuliner serta minuman. Terdapat Warung-warung makanan  menjual berbagai makanan khas Melayu , seperti laksa / lakse, soto, nasi goreng, dan yang lainnya   bisa kamu nikmati, tentunya dengan harga yang terjangkau bagi kantongmu.  Sesekali menyeruput manis dan segarnya es kelapa muda, sebagai penghilang dahagamu. 

 Dan satu lagi, jangan lupa mengambil sebuah foto sebagai kenangan-kenangan untuk kamu bawa pulang. Mungkin foto itu bisa kamu perlihatkan pada kakakmu, adikmu, temanmu, keluargamu atau pacarmu.>.<
Objek foto favorite di sini adalah sebuah pelabuhan kecil yang telah dibangun beberapa bulan lalu. Mengapa saya bisa mengatakannya sebagai favorite? ^^
Sederhana saja, rata-rata kebanyakan para remaja Dabo Singkep sering berpose di pelabuhan kecil ini.
 Meski tak jarang juga  pasangan suami istri yang tak bisa menahan godaan untuk berpose disini. 

Me and my friends posing in a beautiful coastal port Sergang

Walaupun, telah tersedianya beberapa fasilitas yang menunjang, tidak tersedianya tempat parkir yang memadai, membuat para pengunjung memarkirkan kendaraan dengan seadanya.  Kurangnya pemeliharaan lingkungan menjadi kendala bagi kemajuan objek wisata pantai Indah Sergang Laut ini, seperti  kebersihan WC atau tempat buang air kecil masih belumlah terjaga kebersihannya. Sampah-sampah  plastik dan daun-daun kering terlihat  berserakan dimana-mana. 

Alangkah, sayangnya jika objek wisata pantai Indah sergang ini tidak kita pelihara dan jaga, karena ia telah menjadi salah satu  ikon  pantai kebanggaan warga Dabo Singkep. Tiap batu harus diasah agar dapat kita lihat kilauannya. Ibarat permata yang harus digosok supaya memancarkan kilauan, begitu juga dengan pantai Indah Sergang  perlu lebih banyak diperhatikan kebersihan lingkungannya juga pemeliharaannya.


  existing ports on the beautiful beach sergang


Bukanlah hal yang tak mungkin, jika suatu saat pantai Indah Sergang Laut menjadi sebuah objek wisata pantai yang dikenal bukan hanya oleh warga Dabo Singkep tapi juga oleh daerah-daerah lainnya di Indonesia, mungkin juga oleh wisatawan asing dari berbagai penjuru negara. 
Semoga.....

Thanks to :
Teman-teman yang sudah bersedia menyumbangkan foto-fotonya : Adela Chan, Patrick Star, Oktariandy, ^^ Terima kasih banyak..

Daftar pustaka :
Karya Ilmiah Sejarah Pantai Indah Sergang Laut Dabo Singkep. Penyusun : Bani, Fitri, Hidayati, Khewin, Novi Yulianti, Oktariandy. 2011/2012. Dabo Singkep : SMA Negeri 2 Dabo Singkep.


1 comment:

  1. Ini bukan utama saya...kalau dari Kuala Tungkal,jambi apakah saya sebaiknya bawa kendaraan pribadi atau tidak?

    ReplyDelete

Terima kasih telah mengunjungi blog saya...
silahkan tinggalkan komentar anda, yang berhubungan dengan artikel yang dibahas.
No sara / pornografi.

Popular Posts

Favorite

Langitanisa's bookshelf: read

Naruto, Vol. 01: The Tests of the Ninja
Love in the Time of Cholera
Lust for Life
The Mysterious Howling
Misteri Lemari Antik
Absolute Boyfriend, Vol. 01
Famous Five 16: Five Go To Billycock Hill
With This Ring
Warm Bodies
Christmas Stories
Golden Book
The Invention of Hugo Cabret
The Five Orange Pips
Death Note, Vol. 7: Zero
Death Note, Vol. 1: Boredom
Death Note, Vol. 5: Whiteout
Death Note, Vol. 8: Target
Bleach Volume 01: Strawberry and the Soul Reapers
Death Note, Vol. 2: Confluence
A Study in Scarlet

Kabarlingga.com