Tuesday, February 18, 2014

Puisi : Labyrinth



confussing, love, couple, wife, sweet



 
Ia tanya, “Kenapa?”
Tunggu dulu......., ini sudah ketiga kalinya. Waktu pertama kali kusematkan cincin di jari manisnya,
Ia juga bertanya hal yang sama.
“Kenapa?”
Mengapa ia tidak bertanya “Siapa?” tentu akan mudah ku jawab pertanyaannya. Bagaimana mungkin bahasa hati harus ku ubah ke dalam sebuah kata-kata untuknya.  Pun jika bisa ku ubah, tak akan pernah cukup menjelaskan bagaimana wujud sebuah rasa sebenarnya.
Besok...
Aku akan kembali menulis  untuknya, mungkin cukup untuk menjawab tanyanya
“Kenapa?”



No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi blog saya...
silahkan tinggalkan komentar anda, yang berhubungan dengan artikel yang dibahas.
No sara / pornografi.

Popular Posts

Favorite

Langitanisa's bookshelf: read

Naruto, Vol. 01: The Tests of the Ninja
Love in the Time of Cholera
Lust for Life
The Mysterious Howling
Misteri Lemari Antik
Absolute Boyfriend, Vol. 01
Famous Five 16: Five Go To Billycock Hill
With This Ring
Warm Bodies
Christmas Stories
Golden Book
The Invention of Hugo Cabret
The Five Orange Pips
Death Note, Vol. 7: Zero
Death Note, Vol. 1: Boredom
Death Note, Vol. 5: Whiteout
Death Note, Vol. 8: Target
Bleach Volume 01: Strawberry and the Soul Reapers
Death Note, Vol. 2: Confluence
A Study in Scarlet

Kabarlingga.com